Mirna

Prabowo Membuktikan Utang BLBI Bisa Diselesaikan Lebih Cepat dari Perkiraan

Oleh: Rentjana Firda Anggrainy*) Utang Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) merupakan salah satu warisan persoalan keuangan yang memiliki sejarah panjang dalam perjalanan ekonomi Indonesia. Setelah berlangsung selama bertahun-tahun, pemerintah pada Agustus 2026 menyatakan sisa kewajiban obligasi BLBI kepada Bank Indonesia sebesar Rp218,3 triliun telah dilunasi, menandai selesainya salah satu kewajiban negara yang lahir dari penanganan…

Read More

Pelunasan Utang BLBI, Bukti Keseriusan Menata Keuangan Negara

Oleh: Bagas Nurahman)* Pelunasan utang obligasi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) senilai Rp218,3 triliun kepada Bank Indonesia (BI) menjadi tonggak penting dalam penataan keuangan negara. Kewajiban yang berasal dari penerbitan obligasi untuk penanganan krisis keuangan 1997-1998 tersebut kini telah diselesaikan secara tuntas. Penyelesaian ini menunjukkan konsistensi dalam mengelola kewajiban fiskal sekaligus menjadi bagian penting dalam…

Read More

Pemerintahan Prabowo Selesaikan Utang BLBI yang Seharusnya Berjalan Hingga 2043

JAKARTA — Pemerintah menuntaskan seluruh kewajiban utang obligasi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) senilai Rp218,3 triliun kepada Bank Indonesia (BI). Pelunasan yang berasal dari penanganan krisis keuangan 1997-1998 tersebut diselesaikan pada 24 Agustus 2026, jauh sebelum kewajiban itu semula diproyeksikan berlangsung hingga 2043. Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan kabar tersebut setelah melaporkan penyelesaian utang kepada…

Read More

Utang BLBI Lunas, Prabowo Dinilai Tutup Beban Lama Krisis 1998

JAKARTA – Pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto kembali mencatatkan pencapaian bersejarah dan monumental dalam pengelolaan keuangan negara. Beban utang Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) dan obligasi rekapitalisasi perbankan eks krisis moneter 1997-1998 yang mencapai total Rp 640 triliun akhirnya resmi dinyatakan lunas. Langkah tegas nan strategis ini dinilai sebagai keberhasilan luar biasa dalam…

Read More

Insentif Hedging Jadi Jalan Baru Menjaga Stabilitas Rupiah tanpa Menaikkan BI Rate

*) Oleh : Gavin Asadit Bank Indonesia (BI) memilih memperkuat instrumen lindung nilai atau hedging sebagai salah satu strategi menjaga stabilitas rupiah tanpa harus menaikkan suku bunga acuan. Dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) 22–23 September 2026, BI mempertahankan BI-Rate pada level 5,75 persen di tengah tekanan eksternal dan ketidakpastian pasar keuangan global. Kebijakan tersebut menunjukkan…

Read More

Cadangan Devisa Kuat, Stabilitas Rupiah Terjaga

Oleh: Dhita Karuniawati )* Posisi cadangan devisa Indonesia yang meningkat menjadi penopang ketahanan eksternal di tengah tekanan pasar keuangan global. Pada akhir Agustus 2026, cadangan devisa tercatat US$146,5 miliar, naik dari US$145,3 miliar pada bulan sebelumnya. Kondisi tersebut memberikan bantalan ketika rupiah menghadapi tekanan penguatan dolar Amerika Serikat dan volatilitas pasar global. Bank Indonesia mencatat…

Read More

BI Rate Stabil, Kebijakan Inovatif Disiapkan demi Stabilitas Rupiah

Jakarta – Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan BI Rate pada level 5,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) September 2026. Keputusan tersebut menunjukkan komitmen BI dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional sekaligus memperkuat ketahanan nilai tukar rupiah di tengah dinamika ekonomi global yang masih penuh tantangan. Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti menegaskan bahwa stabilitas…

Read More

BI Rate Tetap, Cadangan Devisa Topang Stabilitas Rupiah

Jakarta – Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 5,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur pada 22–23 September 2026. Kebijakan tersebut diarahkan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian ekonomi global, sekaligus mengendalikan inflasi dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Keputusan mempertahankan BI Rate juga didukung oleh posisi cadangan devisa…

Read More

Jelang 2 Tahun Prabowo, Asta Cita Didorong Jadi Semangat Membangun Negeri

JAKARTA – Menjelang dua tahun masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, implementasi delapan misi utama atau yang dikenal dengan Asta Cita terus menunjukkan progres yang terukur dan signifikan. Berbagai elemen bangsa, mulai dari jajaran pemerintah pusat hingga lapisan masyarakat di tingkat desa, kini semakin solid menyatukan langkah. Mereka menjadikan Asta…

Read More

Jelang 2 Tahun Prabowo, Asta Cita Dianggap Bisa Gerakkan Ekonomi Masyarakat

Jakarta – Menjelang dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, sejumlah program yang menjadi bagian dari Asta Cita dinilai mulai diarahkan untuk memperkuat ekonomi masyarakat dari tingkat nasional hingga desa. Salah satu yang mendapat perhatian adalah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), yang dirancang menjadi instrumen untuk memperpendek rantai distribusi, memperkuat kegiatan usaha lokal, serta membuka ruang…

Read More