Sinergi Lintas Sektor sebagai Fondasi Ketahanan Pangan Berkelanjutan

Oleh: Anne Cantika )* Sinergi lintas sektor menjadi kata kunci dalam membangun ketahanan pangan yang tidak hanya kuat, tetapi juga berkelanjutan di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian. Tantangan seperti perubahan iklim, fluktuasi harga komoditas, hingga gangguan rantai pasok menuntut pendekatan yang tidak bisa lagi bersifat parsial. Ketahanan pangan bukan sekadar urusan sektor pertanian, melainkan…

Read More

MBG dan Strategi Nasional Menekan Stunting sejak Dini

Oleh : Abdul Razak)* Upaya menekan angka stunting di Indonesia terus diperkuat melalui berbagai kebijakan strategis yang terintegrasi. Salah satu program unggulan yang kini menjadi perhatian nasional adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia sejak dini. Komitmen…

Read More

Ketahanan Pupuk Subsidi dalam Menghadapi Tekanan Global

Oleh: Bara Winatha*) Ketahanan pupuk subsidi menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga stabilitas sektor pertanian nasional, terutama di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks. Konflik di berbagai kawasan dunia, khususnya di Timur Tengah, telah memberikan tekanan signifikan terhadap rantai pasok bahan baku pupuk serta distribusi global. Kondisi ini menuntut pemerintah untuk tidak hanya…

Read More

Targeting Nutrition: Peran MBG 3B dalam Menurunkan Stunting

Oleh : Ricky Rinaldi Stunting masih menjadi salah satu tantangan utama dalam pembangunan kesehatanmasyarakat di Indonesia. Masalah ini tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisikanak yang mengalami gangguan pertumbuhan, tetapi juga berdampak padaperkembangan kognitif, kemampuan belajar, hingga produktivitas pada masa dewasa. Karena itu, penanganan stunting membutuhkan pendekatan yang tidakhanya bersifat kuratif, tetapi juga preventif dan berkelanjutan….

Read More

Deteksi Dini Gangguan Mata melalui CKG untuk Kesehatan Berkualitas

Oleh Eka Ratnasari )* Upaya menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif dan berkualitas tidak dapat dilepaskan dari kemampuan negara dalam mendeteksi dini berbagai penyakit yang berpotensi menurunkan kualitas hidup masyarakat. Gangguan kesehatan mata, khususnya katarak, menjadi salah satu persoalan serius yang membutuhkan perhatian kolektif. Data Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa pada tahun 2025 terdapat sekitar 600 hingga…

Read More

Mata dan Produktivitas: Peran CKG dalam Kesehatan Berkualitas

Oleh: Salsabila Ayudya )* Kesehatan mata sering kali dipandang sebagai aspek sederhana, padahal perannya sangat fundamental dalam menentukan kualitas hidup dan produktivitas seseorang. Di tengah meningkatnya penggunaan perangkat digital, tekanan terhadap kesehatan mata semakin besar. Aktivitas menatap layar dalam waktu lama, paparan cahaya biru, serta kebiasaan membaca dengan pencahayaan yang kurang optimal telah menjadi bagian…

Read More

Pemerintah Optimalkan 13 Proyek Hilirisasi untuk Peluang Investasi Lebih Luas

Oleh: Dara Pratiwi )* Pemerintah terus menunjukkan komitmen kuat dalam mempercepat transformasi ekonomi nasional melalui program hilirisasi. Presiden Prabowo Subianto meresmikan peletakan batu pertama 13 proyek hilirisasi tahap kedua yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Langkah ini menjadi bagian penting dalam memperluas peluang investasi sekaligus memperkuat fondasi industri berbasis nilai tambah. Peresmian yang dilakukan di…

Read More

Peresmian 13 Proyek Hilirisasi Perkuat Ekosistem Industri Nasional

Oleh: Rai Adiguna )* Pemerintah kembali menunjukkan konsistensinya dalam mendorong transformasi ekonomi melalui penguatan hilirisasi industri. Presiden Prabowo Subianto meresmikan peletakan batu pertama 13 proyek hilirisasi nasional tahap kedua yang tersebar di berbagai wilayah. Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar untuk memperkuat ekosistem industri nasional berbasis nilai tambah. Peresmian yang berlangsung di Cilacap, Jawa…

Read More

Collaborative economy: Koperasi Merah Putih dan UMKM Lokal

Oleh: Asep Faturahman)* Pengembangan Koperasi Desa Merah Putih merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menerapkan model ekonomi kolaboratif di Indonesia. Program ini menargetkan jangkauan ke sekitar 80 ribu desa dan kelurahan dengan fokus pada pendampingan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Melalui pendekatan ini, koperasi diposisikan sebagai pusat integrasi aktivitas produksi, distribusi, dan konsumsi…

Read More

Linking Small Players: Koperasi Merah Putih dan UMKM dalam Satu Ekosistem

Oleh: Rivka Mayangsari*) Transformasi ekonomi berbasis kerakyatan kembali menemukan momentumnya melalui kehadiran Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Inisiatif ini tidak sekadar menghidupkan kembali peran koperasi sebagai pilar ekonomi nasional, tetapi juga menjadi jembatan strategis dalam menghubungkan pelaku usaha kecil—khususnya UMKM—ke dalam satu ekosistem yang terintegrasi, inklusif, dan berkelanjutan. Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menegaskan bahwa program…

Read More