Outsourcing Dihapus, Pekerja Dapat Jaminan Sosial yang Layak

Oleh: Dina Wahyuni )* Langkah pemerintah untuk menghapus sistem outsourcing tenaga kerja menjadi wujud nyata keberpihakan negara terhadap kesejahteraan para pekerja. Melalui kebijakan yang dirancang secara bertahap dan penuh kehati-hatian, pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto berupaya menjawab aspirasi yang telah lama disuarakan oleh berbagai kalangan buruh. Penghapusan sistem outsourcing, terutama yang melibatkan tenaga…

Read More

Penghapusan Outsourcing Dianggap Solusi Permanen Atasi Upah Minimum

Oleh: Ira Lailatul )* Pemerintah Indonesia kembali menunjukkan keberpihakannya terhadap kesejahteraan pekerja melalui kebijakan strategis yang kini tengah digodok: penghapusan sistem outsourcing. Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, langkah ini tidak hanya merepresentasikan tekad politik untuk menyejahterakan buruh, tetapi juga menjadi jawaban atas permasalahan laten yang selama bertahun-tahun melekat pada sistem ketenagakerjaan nasional, salah satunya…

Read More

Menolak Indonesia Gelap, Program Asta Cita Wujudkan Indonesia Terang

Oleh : Andika Pratama Narasi “Indonesia Gelap” yang belakangan ini digaungkan di ruang publik bukan hanya tidak berdasar, tetapi juga berpotensi merusak optimisme nasional. Sebuah bangsa yang sedang tumbuh dan terus berbenah membutuhkan energi positif serta kritik yang membangun, bukan agitasi yang memecah belah. Menyebarkan pesimisme dengan membingkai kondisi Indonesia sebagai negara yang sedang terpuruk…

Read More

Pemerintah Respon Indonesia Gelap Dengan Terus Bekerja Wujudkan Program Asta Cita

Jakarta – Pakar UI, Dr. Aditya Perdana, dan Pengamat Kebijakan Publik NTT, Dr. Jhon Tuba Helan, bersinergi menolak narasi “Indonesia gelap” dengan pendekatan dialog terbuka dan edukasi kritis. Keduanya menegaskan bahwa perbedaan pandangan dalam demokrasi harus disalurkan secara konstruktif. Aditya memuji sikap keterbukaan pemerintah terhadap kritik. “Pengakuan Presiden atas kelemahan komunikasi publik, bentuk kedewasaan politik,”…

Read More

Indonesia Gelap’ Dinilai Tidak Objektif, Generasi Muda Harus Tetap Rasional

Jakarta — Narasi pesimistis bertajuk “Indonesia Gelap” yang belakangan ramai digaungkan di ruang publik dinilai tidak berdiri di atas dasar yang objektif. Ketua Umum Pengurus Pusat Tunas Indonesia Raya (PP TIDAR), Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, menyebut narasi tersebut sengaja digoreng oleh kelompok yang tidak menyukai kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. “Menurut saya, narasi Indonesia Gelap adalah sebuah…

Read More

Dewasa Bersikap Tolak Provokasi “Indonesia Gelap”

Jakarta – Narasi “Indonesia gelap” kerap dimanfaatkan untuk memecah-belah masyarakat. Menanggapi hal ini, Wakil Ketua DPR, Cucun Ahmad Syamsurijal, dan Pengamat Kebijakan Publik, Dr. Jhon Tuba Helan, menyerukan penolakan provokasi dengan sikap cerdas dan kritis. Mereka menekankan bahwa kritik harus berbasis fakta dan disalurkan lewat saluran resmi. Cucun menegaskan, DPR menyediakan mekanisme hak interpelasi dan…

Read More

Penolakan Narasi “Indonesia Gelap” Butuhkan Partisipasi Masyarakat

Jakarta – Menolak provokasi “Indonesia gelap” bukan hanya soal menepis tudingan, tetapi juga membangun dialog dan edukasi berbasis fakta. Wakil Ketua Umum MUI, Dr. KH. Marsudi Syuhud, MM, bersama Pengamat Kebijakan Publik NTT, Dr. Jhon Tuba Helan, menginisiasi langkah kolaboratif untuk meredam ketakutan yang merugikan semangat kolektif. Marsudi menekankan peran agama dalam menyebarkan pesan optimisme….

Read More

Waspada Provokasi “Indonesia Gelap”, Salurkan Kritik Sesuai Mekanisme Hukum

Jakarta – Isu “Indonesia gelap” belakangan mengemuka di berbagai platform, hingga menyulut kekhawatiran di kalangan masyarakat. Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, bersama Pakar Komunikasi Politik Universitas Indonesia, Dr. Aditya Perdana, menolak narasi tersebut dengan pendekatan yang lebih dewasa dan solutif. Keduanya menekankan bahwa kritik harus dikelola secara terstruktur agar tidak menjadi bahan provokasi….

Read More

Mewaspadai Kepentingan Politik di Balik Aksi Indonesia Gelap

Oleh: Nancy Mayesi Dalam beberapa waktu terakhir, ruang digital dan jalanan Indonesia diramaikan oleh aksi bertajuk “Indonesia Gelap”. Gerakan ini memicu perhatian publik, terutama dari kalangan generasi muda yang semakin sadar terhadap isu sosial dan politik. Munculnya gerakan protes semacam ini tentu menjadi indikator hidupnya demokrasi, di mana kebebasan berekspresi dan aspirasi tetap terjaga. Namun,…

Read More

Optimisme Kolektif Redam Provokasi “Indonesia Gelap”

Jakarta – Dalam menghadapi narasi “Indonesia gelap,” Wakil Ketua Umum MUI, Dr. KH. Marsudi Syuhud, MM, dan Pakar Komunikasi Politik UI, Dr. Aditya Perdana, menekankan kolaborasi antara moral-religius dan strategi komunikasi yang efektif. Keduanya sepakat bahwa menolak provokasi membutuhkan sinergi lintas institusi. Marsudi menjelaskan bahwa ekspektasi berlebih kerap memicu narasi pesimisme, terutama di tengah tekanan…

Read More